Showing posts with label Daily Life. Show all posts
Showing posts with label Daily Life. Show all posts

Friday, November 28, 2008

Finally, The Struggling Ends

HALO....Finally I'm Back....Setelah sekian lama ga nulis.....akhirnya ada kesempatan juga buat ngisi blog yang udah terbengkalai ini....I Hope It's A NEW Beginning again...

FYI....Gue anak Binus ni....Iya Binus yang itu...yang macet banget.....yang panas banget...yang renovasi mulu....ampe gue lulus juga kayaknya Binus masih renovasi sana sini...hahaha

Seperti yang diketahui...Binus itu baru aja selese UTS ni....Untuk jurusan gue...Teknik Informatika..UTS itu udah kayak akhir dunia...lebay banget ya??hahahaha...first wave de...sbelum second wave nya datang yaitu UAS...

Tiap naek semester(sekarang gue d semester tiga ni...) pasti ujian makin susah....huh....pusing pusing....knapa ambil TI ya???jadi nyesel...huuuuuu..tp mau gmana lagi....mau pindah jurusan juga keluar duit lagi...biarlah...jalani saja..toh gue lumayan bisa ikutin(ea..ea..ea)...cm ga tau de mau jadi apa tar kalo da lulus(T.T)..

Kembali ke...UTS (btw 4 mata uda d banned....tukul ga ketiban pulung lagi dah...poor him)

Jadwal UTS kali ini ada enaknya ada enggaknya...kebanyakan dapet jam sore ni....enaknya ya bs belajar pagi pagi...ga enak nya? macet bu.....hahahaha..buat anak kos si ga masalah...buat anak yg ga kost....kemacetan itu tu bikin nambah 1 alasan untuk ga kuliah....hahaha

UTS pertama adalah MPP (Metode Pembuat Pusing) eh Metode Perancangan Program dink...mmm...MPP itu belajar apa sih??kayakna sih belajar tentang cara merancang program...tp sepertinya lbh cocok diadain waktu semester satu deh....kita ud semester 3 ni...masa masi d ajarin yg kyk gini(hahahagila sok banget ya gue...)..

Ujian MPP lumayan lah....emank sih ada yang ngarang ngarang dikit...tapi dosen gue pak Agus Widodo kayakna cin cai orangnya..jadi tenang....hahaha

UTS Kedua dan yang paling nyeremin yaitu Kalkulus 2...Untung aja kali ini UTS nya bisa dibilang paling mudah d banding UTS UTS yang laen.....sesuai dengan kisi kisi...maknyuss..makasih pak Entjei Mohammad Sobbich...kisi kisi nya jitu..tepat...hahaha

UTS Ketiga adalah PAA (Perancangan Analisis Algoritma)  dengan dosen yang meski udah ga gitu killer masi ada sisa sisa kejahatannya....wkwkw...Pak Saulus "Mat Solar" Silitonga...Ngeri juga sama PAA...ujiannya ribet banget...emank sih ga beda jauh sama kisi kisi..tapi gue ga gitu yakin ni sama jawaban eke....hahaha...blum tau juga apakah dosen ini pelit nilai atau gak...semoga enggak pelit nilai....hoohoh

The Fourth Mid Exam is English 2...What Can I Say?? nothing special...just a lil bit difficult..maybe i'm beginning to feel sick n tired coz this is the fourth exam in four days...huh....

Udah gitu libur deh 4 hari....Aneh ya jadwalnya.....bego ni yang buat....Libur 4 hari itu bikin malad....ud lagi semangat semangatnya malah d matiin lagi mesinnya....alhasil...UTS ke 5..Analpershit....uupss...Anapersis (Analisa dan Perancangan Sistem) hampir failure...hanya keahlian ngarang gue yg nyelamatin gue...hikz..itu pun ga yakin sm kasusna....huh...btw kisi kisi nya ga sesuai..payah cuy....

Dan yang terakir serta teribet telah menanti 2 hari kemudian...PBO (Pemorgraman Beroerientasi Objek) bener bener ujian  paling failure de...ga da yg sesuai dengan kisi kisi...masa kasusnya itu class dalam class....blum diajarin noh...cape deh....sapa sih yg buat soal??dudud amat..kesel gue....gue denger denger si soalnya udah bocor jadi gitu de...diganti d deadline time....F****** S*** PBO...

Abis selese ujian PBO akhirnya gue menimpakan segala kekesalan gue ke makanan....hahaha...HERO HERO HERO.....Yang suka makan d Mall pasti tau lah maksud gue...

Yah..meski dengan perjuangan keras n keringat darah bercucuran (alay de...hahaha)..UTS semester 3 berhasil terselesaikan....

Wednesday, May 28, 2008

BBM Naik, Siapa yang Salah?

Sejak 24 Mei, tepat pukul 00.00, Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi resmi dinaikkan oleh pemerintah Indonesia. Kenaikannya pun bervariasi, premium naik menjadi Rp. 6.000,00 / liter , solar menjadi Rp. 5.500,00 / liter , dan minyak tanah naik menjadi Rp. 2.500 / liter. Kenaikan ini tak dapat terelakkan karena naiknya harga minyak dunia yang sekarang udah mencapai 140 dolar / barel.

Masyarakat tentu saja tak menerima kenaikan ini karena terasa sangat memberatkan. Coba bayangkan, dengan naiknya BBM maka biaya transportasi, sembako, suku cadang, dll pasti ikut naik. Maka terjadilah demo di mana - mana yang dilakukan oleh para mahasiswa dan rakyat. Jika terus-menerus terjadi demo bisa-bisa kondisi kota Jakarta menjadi tak aman dan bukan tidak mungkin akan terjadi chaos.

Sebenarnya siapa yang patut disalahkan berkaitan dnegan kenaikan BBM ini???

Jika bertanya kepada masyarakat awam yang kurang mengerti perkembangan ekonomi terkini, pemerintah pasti yang akan disalahkan. Pemerintah dianggap tidak becus dalam mengurus negara, pejabat-pejabat yang seahrusnya membela rakyat malah sibuk membela diri mereka sendiri dengan banyaknya kasus-kasus korupsi, pelecehan seksual, dll yang menimpa mereka.

Jika bertanya kepada tokoh-tokoh politik yang anti pemerintah, mereka juga pasti menyalahkan pemerintah atas kenaikan BBM yang meresahkan masyarakat ini. Penganalisaan mereka tehadap kenaikan harga BBM ini tentu lebih dalam daripada pikiran orang awam dan ini juga merupakan saat tepat bagi mereka-mereka untuk mengambil simpati publik, siapa tahu tokoh – tokoh politik yang biasa didukung partai-partai oposisi ini bisa mendapatkan jabatan penting setelah Pemilu 2009.

Namun, jika kita bertanya kepada Pemerintah tentang kenaikan harga BBM ini, mereka melalui juru bicara yang handal pasti akan menjabarkan secara panjang lebar berbagai macam alasan yang nantinya akan membuat masyrakat pusing dengan istilah-istilah perekonomian yang dipakai. ”Harga minyak dunia semakin naik,sementara APBN semakin menipis dan jika tidak dinaikkan makan inflasi akan semakin tinggi dan...bla..bla...bla”.

Berbagai macam cara alternatif katanya sudah dilakukan pemerintah namun tak mampu juga menghindarkan kenaikan harga BBM ini. Akhirnya pemerintah malah memberikan BLT (Bantuan Langsung Tunai) yan segera disambut dengan pro kontra dimana-mana. Ide pemerintah untuk menyalurkan BLT kepada rakyat miskin sebenarnya sudah baik namun sayang waktunya tidak tepat.

Mengapa BLT baru diberikan sekarang? Bukan diberikan sebelum-sebelumnya? Toh,para penerima BLT sudah miskin dari dulu dan bukan baru miskin sekarang karena kenaikan BBM. Indikasi suap pun merebak di mana-mana. Apalagi setelah adanya demo besar-besaran yang dilakukan mahasiswa yang banyak berakhir dengan kekerasan, pemerintah segera mencanangkan program BKR (Bantuan Khusus Mahasiswa) kepada 400.000 mahasiswa tidak mampu sebesar Rp 500.000/semester. Kebijakan yang agak aneh bukan??

Para pengamat politik menganggap pemerintah sudah kehabisan ide dan bantuan-bantuan ini dianggap sebagai pertanggungjawaban pemerintah. Para tokoh terkemuka di masing-masing partai politik pun seakan berlomba-lomba untuk mengkritik pemerintah. Namun jika tokoh-tokoh tersebut berada dalam posisi pemegang pemerintahan, apakah yang akan mereka lakukan?? Sepertinya mereka juga akan melakukan hal instan,sama seperti yang dilakukan pemerintah sekarang.

Jadi siapa yang sebenarnya patut disalahkan atas kenaikan BBM??

Saya juga tak dapat memutuskannya, dapatkah anda??

Saran saya hanya satu, introspeksilah diri masing-masing dan renungkan apakah kita pernah melakukan kesalahan?




(Maaf jika blog di atas menyinggung orang lain, ini hanya sebuah pikiran dari seorang yang memperdulikan kelangsungan negara Indonesia tercinta ini...Semoga segala akar permasalahan ini dapat teratasi seiring dengan berjalannya waktu)



Click to view my Personality Profile page

polls