Wednesday, April 8, 2009

SHINJUKU INCIDENT : The Other Side Of Jackie Chan's Acting Career


Kalau mendengar nama Jackie Chan, yang terlintas di pikiran gue adalah seorang aktor laga legendaris yang selalu rajin berakrobat serta bertarung tanpa menggunakan stuntman dalam masterpiece-masterpiece nya, namun seiring dengan bertambahnya usia Jackie, ia pun mencoba merubah imagenya dengan mengurangi adegan laga dan memperbanyak porsi drama dalam filmnya.

Jackie mencoba melakukan hal itu di Rob-B-Hood yang lebih merupakan sebuah komedi keluarga, namun karena permintaan para produser Hollywood untuk kembali ke Jackie yang aslinya makan Jackie pun kembali berduet bersama Chris Tucker di Rush Hour 3 dan The Forbidden Kingdom yang tidak begitu bagus menurut gue.  

Di film yang diproduseri oleh dirinya sendiri  ini akhirnya Jackie membuktikan ucapannya dengan meninggalkan trademarknya yang sudah puluhan tahun menghibur para penonton dan mencoba berganti kulit menjadi aktor watak seperti Chow Yun Fat atau Andy Lau (Dugaan gue dia berani untuk melakukan hal ini karena tak ada tekanan dari bos-bos besar Hollywood secara film ini baru release di USA sekitar September tahun ini)

Film yang disutradarai Derek Yee ini diawali dengan munculnya banyak imigran Cina di pantai Jepang, kemudian layar beralih ke Steelhead (Jackie Chan) yang juga merupakan imigran Cina yang pergi ke Jepang dengan tujuan untuk mencari kekasihnya,Xiu-Xiu (Xu Jing Lei) yang tak terdengar lagi kabarnya. Di Jepang, Steelhead bertahan hidup dengan sesama imigran seperti AJie (Daniel Wu), Little Tai (Ken Lo), dll (kebanyakan merupakan bintang veteran yang juga kerabat dari Jackie Chan) dengan cara menjadi buruh kasar.

Kehidupan imigran Cina di Jepang sangatlah menderita, selain miskin mereka juga suka dikejar pihak yang berwajib dan berurusan dengan Mafia Jepang yang sangat sadis dan tanpa kompromi. Melihat ketidakadilan tersebut Steelhead mulai membangun mental sesam imigran dan menjalin hubungan dengan mafia Jepang yang nantinya akan membahayakan dirinya.

Film ini tak dapat diceritakan dengan lengkap karena terdapat banyak intrik di dalamnya yang lebih baik ditonton sendiri saja daripada diceritakan disini. Sebagai gambaran saja, menyaksikan film ini mengingatkan gue kepada film film gangster Andy Lau dan Ekin Cheng yang bertebaran di tahun 90an, tetapi setting dipindah ke Jepang dan lebih mengulik kehidupan mafia Jepang lebih dalam yang hampir tak berani diusik oleh kepolisian

Jackie Chan berhasil tampil apa adanya meski gua sangat merindukan adegan-adegan actionnya yang kocak dan jenaka. Perubahan yang dilakukannya cukup bagus dengan melakukan adegan menangis,sex,serta tidak banyak tersenyum. Namun yang paling berhasil dalam memaksimalkan kemampuan aktingnya adalah Daniel Wu yang sangat baik memerankan tokoh Ajie yang pengecut kemudian berubah menjadi tokoh yang cuek setelah kejadian tragis yang menimpanya.

Di deretan aktor jepang, penampilan Naoko Takenaka sebagai kepala polisi yang bersimpati kepada Steelhead cukup baik, begitu juga Masaya Kato yang berperan sebagai Eguchi, partner in crime Steelhead. Namun yang cukup mengagetkan adalah munculnya Yasuaki Kurata (yang di film ini tidak beradegan action) dan Hiroyuki Sanada (yang tak begitu menonjol di film ini).Sementara untuk pemanis film dipakailah Fan Bing Bing yang cantik dan Xu Jing Lei yang berwajah ayu tetapi keduanya berakting biasa saja dan pengkarakterisasian mereka tak digali lebih dalam lagi

Derek Yee yang baru pertama kali  bekerja sama dengan Jackie Chan sudah terbiasa mengarahkan film gangster seperti ini (ex : Protege nya Andy Lau ) sehingga menurut gue ia cukup berhasil menampilkan kehidupan imigran cina di Jepang beserta mafia Jepangnya dan segala detailnya serta memutar otak penonton dengan rentetan adegannya yang penuh dengan kekerasan serta kesadisan (that's what gangster movie is all about). Dengan durasi yang cukup lama, moviegoers sejati yang mengutamakan isi film dan acting para aktornya pasti terhibur namun jika penonton menunggu aksi berbahaya Jackie Chan sepertinya harus agak kecewa karena di film ini Jackie diceritakan tak bisa bertarung namun mempunyai otak yang cemerlang dan keberanian yang berlapis

No comments:

Post a Comment

Click to view my Personality Profile page

polls