
Tak dapat disangkal lagi kalau tokoh Wolverine merupakan tokoh dalam X-Men yang paling menonjol dan digemari oleh khalayak luas. Kemampuan bertarungnya yang mumpuni dan gayanya yang cool serta cuek itulah yang menjadi alasan. Setelah sukses dengan 3 buah film X-Men, para produser merasa ingin meneruskan franchise ini namun sepertinya penonton sudah agak jenuh dengan kemunculan karakter-karakter di film X-Men yang sudah terlalu banyaksehingga seperti terlihat di film X-Men : The Last Stand, dimana banyak tokoh-tokoh baru yang karakternya tak tergali dengan baik dan hanya terkesan numpang lewat saja.
Dengan pertimbangan kepopulerannya, akhirnya tokoh Wolverine lah yang dibuatkan film terlebih dahulu. Film dimulai pada akhir abad 19, saat James dan Viktor yang nantinya akan menjadi Wolverine dan Sabretooth yang ternyata adalah kakak beradik , melarikan diri dari kejaran massa yang ingin membunuh mereka karena James tak sengaja membunuh ayahnya sendiri dengan cakar yang keluar dari kedua tangannya. Kemudian mereka berdua yang sudah dewasa namun tak pernah menua (they're mutant,remember?) ikut berjuang dalam beberapa perang besar (perang saudara di Amerika, perang dunia, perang vietnam,dll).
Namun lama kelamaan Viktor (Liev Schreiber) semakin memperlihatkan nafsu kejinya (mungkin karena pengaruh peperangan) sehingga merepotkan James (Hugh Jackman). Namun karena mereka tidak bisa mati, akhirnya mereka berdua direkrut oleh Colonel William Stryker (Danny Huston) ke dalam team elite yang terdiri dari mutant-mutant super, ada Wade (Ryan Reynolds) yang mempunyai sabetan pedang secepat kilat namun tak bisa diam, Dukes (Kevin Durand) yang nantinya akan menjadi The Blob, John (Will.I.Am) yang berkemampuan seperti Nightcrawler, Bradley (Dominic Monaghan) yang bisa mengontrol benda mati dengan pikirannya, dan Zero (Daniel Henney) yang punya kemampuan menembak sangat cepat.
Namun James tidak betah berada dalam kelompok ini karena ternyata mereka direkrut oleh Stryker semata untuk kepentingannya sendiri. Akhrinya James meninggalkan tim dan membuat Viktor kesal padanya. 6 tahun berlalu dan James sudah hidup tenang di Kanada dan mempunyai pekerjaan sebagai penebang kayu (Illegal logging kah?hahahha), ia pun hidup bahagia bersama istrinya Kayla (Lynn Collins). Tetapi tiba-tiba ia didatangi kembali oleh Stryker yang semakin menua, Stryker memperingatkan bahwa keselamatan James dalam bahaya setelah Wade dan Bradley tewas dibunuh.
Ternyata yang membunuh mereka adalah Viktor yang menjadi semakin keji dan menjadi-jadi, sampai akhirnya Viktor menyambangi kediaman James dan membunuh Kayla. James yang ingin membalas dendam berhasil menemui Viktor namun kalah kuat. Di saat itulah datang Stryker yang menawarkan kekuatan super pada James. Disulut dengan amarah yang memuncak akhirnya James mau seluruh tubuhnya disuntikkan Adamantium, sehingga ia menjadi kebal terhadap apapun dan mampu menyembuhkan lukanya sendiri serta tak lupa cakar nya pun menjadi cakar logam adamantium.
James yang telah berganti nama menjadi Wolverine segera mencari keberadaan Viktor, melalui kawan lamanya John dan Duke, Wolverine mengetahui bahwa Viktor berada di sebuah pulau rahasia yang dikelola oleh Stryker (spoiler-spoiler...hehehehe). Tapi karena lokasi yang sangat dirahasiakan, Wolverine kesulitan menemukan tempat itu dan memerlukan bantuan dari Remy Le Beau alias Gambit (Taylor Kitsch) yang mampu mencharge energi ke dalam benda mati. Seperti tipikal film action biasanya, mereka bertarung terlebih dahulu, setelah puas bertarung, mereka berdua pun menuju pulau itu untuk membasmi Viktor sekaligus Stryker yang punya rencana yang membahayakan kelangsungan hidup para mutant....
Secara overall film ini lebih baik daripada film terakhir X-Men karena film ini lebih terfokus ke 1 karakter saja yaitu si empunya judul film (Wolverine maksudnya gan.....hehehe) dengan kemunculan beberapa karakter menarik seperti Viktor, Zero, Deadpool, serta Stryker yang untungnya bisa diarahkan dengan baik oleh Gavin Hood (filmmaker yang membuat Tsotsi). Kemudian adegan action dalam film ini juga bisa dibilang lebih banyak daripada X-men dan lebih oke tentunya. Gavin yang baru pertama kali membuat film blockbuster tidak terlihat gugup,malahan ia dengan fasih mengarahkan adegan klimaks antara Wolverine,Viktor, dan Weapon XI yang menurut gue merupakan adegan paling menghibur di film ini.
Penampilan Hugh Jackman yang sudah melekat dengan tokoh Wolverine terlihat nyaman sekali, kita sebagai penonton pasti akan merasa janggal jika Wolverine tak diperankan olehnya, namun hal ini bisa menjadi bumerang baginya juga karena bermain di film apapun ia akan tetap diingat sebagai Wolverine (seperti Pierce Brosnan dan James Bondnya). Liev Schreiber juga tampil baik dan lebih beremosi sebagai Viktor 'Sabretooth' Creed, Liev yang sudah malang melintang di dunia film namun tetap tak bisa mencapai ketenaran tentu berharap film ini akan mengangkat namanya. Danny Huston yang sudah biasa berperan antagonis kembali tampil mengesalkan dan egois pada film ini. Aktor lain yang cukup menonjol adalah Ryan Reynolds yang sayang cuma tampil sebentar, Daniel Henney,aktor korea yang mencoba peruntungan di Hollywood serta pendatang baru Taylor Kitsch. Jangan lupakan pula kemunculan beberapa tokoh penting di film X-Men di film ini seperti Cyclops,Toad,Storm,Serta Professor X.
Di balik kelebihan yang dimiliki oleh film ini,pasti juga terdapat kekurangannya (buset dah....kata-kata gue udah kayak lagi pidato di balai desa aja...hehehe), menurut gue, film ini punya terlalu banyak cliche film action, seperti tokoh jagoan yang sepanjang film mengejar pembunuh istrinya dan masih banyak lagi deh...tonton sendiri aja....lumayan lah buat menghibur kekalahan gue dari UTS yang sucks abis....




